Showing posts with label serpihan mimpi. Show all posts
Showing posts with label serpihan mimpi. Show all posts

Monday, November 5, 2012

My Dream Job



saya menulis ini karena terinspirasi oleh tumblr ini ..nama tumblrnya my dream job would be penggagasnya adalah Rahne putri, itu loch salah satu penulis galau yang saya suka dan bukunya juga telah di terbitkan di beberapa toko buku berjudul Sadgenic. Dia menggagas tumblr tersebut karena setiap manusia punya sebuah mimpi indah....mimpi yang tidak selamanya berdasarkan materi semata.

Saya sangat takjub karena beberapa minggu saja banyak orang yang telah membagi mimpinya di tumblr tersebut, terlebih lagi mimpi-mimpi tersebut cukup sederhana, ternyata banyak orang yang tidak hanya berpikir tentang materi melulu...tetapi dari tulisan -tulisan di dalam blog tersebut setiap orang punya mimpi mulia yang sederhana seperti "aku ingin menjadi guru di daerah terpencil"; "Menjadi pekebun dan bekerja menggunakan sepeda"; "penulis buku kumpulan resep"; sampai "tukang sobek tiket bioskop"....impian yang sangat sederhana, di saat beberapa orang berfikir pekerjaan yang sedang dilakukannya tidak berarti apa-apa tetapi di sisi lain ada orang yang akan senang jika melakukan pekerjaan tersebut.

Ketika semua tuntutan materi itu hilang yeppp beberapa orang bisa bekerja lebih giat karena itu memang passionnya karena itu memang pekerjaan yang dia idam-idamkan, karena mereka senang melakukannya, tetapi inilah dunia yang sedang kita hadapi selalu menuntut kita untuk mengerjakan sesuatu hal yang terkadang tidak kita inginkan tetapi saya yakin impian itu tidak boleh hilang begitu saja jangan pernah kalah dengan keadaan, menikmati semuanya dan ikhlas mengerjakannya sama dengan membuat dunia ini menjadi lebih baik.

kalau saya pernah menulis di tumblr tersebut seperti ini 

Pendongeng
Di #DuniaParalel aku ingin menjadi pendongeng, punya rumah dongeng  sederhana dengan cat warna yang ceria  dikelilingi oleh buku-buku anak dan boneka-boneka yang akan menemani lelapnya tidur anak-anak

Fotografer musisi
Menyampaikan aura para musisi diatas panggung melalui sebuah media foto, akh....sangat menyenangkan. Mau tau rasanya ketika menekan shutter dan menahan napas beberapa detik agar gambar tidak goyang sangat menegangkan dan menyenangkan. selain itu menikmati alunan musik dari para musisi di barisan paling depan luar biasa .... >_<


Dan hari ini saya mungkin belum menjadi keduanya..saat ini saya merupakan seorang pengajar di salah satu lembaga bimbingan belajar, walaupun demikian saya senang melakukannya karena ternyata banyak orang yang memiliki impian ingin menjadi guru seperti saya...menjadi guru selalu dekat dengan anak-anak, ada rasa kepuasan tersendiri ketika salah seorang anak mendapatkan nilai yang terbaik pada mata pelajaran yang saya ajarkan dan kepuasan ketika mereka menyukai pelajaran saya :D

Nikmati apa yang sedang kau jalani sampai hari ini...
buat dunia ini menjadi lebih baik dengan impian-impianmu yang mulia

sekian dulu tulisan hari ini karena saya harus bersiap mengajar
bye :D

salam sang-pemimpi

Saturday, June 16, 2012

Hold Your Dream




Berteman dengan lembutnya hembusan angin dan sinar matahari sore, kami melepas rasa lelah di bangku taman, sudah sekitar hampir5 tahun yang lalu kami menguntai mimpi indah. Dengan pakaian putih abu yang dulu masih kami kenakan, di suasana yang hampir sama seperti hari ini kami menguntai indah mimpi masa depan kami.

Kami berbincang tentang mimpi selepas kami lulus SMA, ada yang bermimpi menjadi pengacara, apoteker, penulis maupun insinyur dan satu hal yang terselip yaitu mimpi bertemu kekasih hati yang baik :D , kami bermimpi sesuka hati walaupun saat itu kami tak pernah tahu masa depan itu seperti apa ,tetapi hal tersebut tak membuat langka kami terhenti untuk mengejarnya.

Seuntai doapun dipanjatkan, berharap Tuhan akan mendengar harapan sekelompok remaja  yang sedang duduk menikmati sore sambil berujar mimpi, karena esok hari kami harus melangkah untuk mendapatkan mimpi tersebut dengan mengikuti ujian masuk universitas. Seragam putih abu dengan rasa suka cita bercampur haru harus kami tanggalkan. 

Hari di masa 5 tahun yang lalu memang tak akan  pernah kembali, tetapi sore hari di masa kini kami bisa merasakan kembali  kehangatan akan kebersamaan di masa lalu. Walaupun di masa lalu beberapa dari  kami tidak berhasil masuk ke universitas yang kami inginkan, tetapi langkah kami untuk meraih mimpi tersebut tak sesingkat itu untuk dihentikan, akan selalu ada tujuan mulia dan indah yang akan kami untai untuk esok hari.

Di sore itu kami mulai merajut mimpi baru dan sebagian ada yang melanjutkan mimpi yang dulu pernah tertunda, sudah hampir 5 tahun yang lalu tetapi kehangatannya masih tetap sama.  Walaupun hanya kami bertiga, sore itu terasa begitu hangat karena ditemani dengan perbincangan akan masa depan yang mungkin indah.Hari itu memang tak akan pernah terulang kembali dan kami masih terlalu dini untuk berhenti dan merasa puas,karena mungkin 5 tahun kedepan kamipun akan berbincang hangat seperti sore itu, dan memulai kembali merajut mimpi-mimpi baru.

Rajutan mimpi indah tersebut bukan hanya untuk kami tetapi untuk bangsa ini.

Terimakasih teman untuk perbincangan sorenya, teruslah berjuang wahai para dream catcher


Bermimpilah. karena sebuah mimpi membuat kita bisa memiliki tujuan dalam hidup. Sebuah mimpi mampu menekan keraguan kita akan masa depan-Alanda Kariza ( Dream catcher)

Thursday, April 19, 2012

One of Beautiful moment

If we believe in something and we just keep on trying We will survive
 This is what I named a beautiful life 
Where we visualize the dreams we had 
There’s no wrong or right when it come from the heart Just be thankful God for what we’ve shared
 It’s a new beginning of a beautiful life
(Maliq & D'essential-beautiful life)

Lirik Diatas merupakan lirik dari lagu maliq yang menjadi lagu wajib dan selalu saya putar  ketika menapaki kehidupan berskripsi ria. Apabila flasback ke masa lalu, kuliah saya begitu carut-marut, mimpi saya yang saya bangun ketika SMA dulu seolah-olah berkabut dan perlahan pudar dari pandangan. Tetapi betapa tidak bertanggung jawabnya saya apabila saya berhenti di tengah jalan, walaupun ini bukan mimpi saya tetapi ini salah satu impian orang tua saya dan saya seharusnya bisa mewujudkan salah satunya. Oh.. ya sebelumnya saya mau memberi tahukan bahwa saya kuliah di universitas yang mencetak guru-guru untuk mendidik generasi masa depan bangsa ini, sangat mulia dan mempunyai amanat yang begitu besar. Bayangkan saja calon" putra terbaik bangsa ini bisa dilahirkan apabila lulusan dari universitas ini nantinya bisa mengaplikasikan ilmunya dengan baik, yap..bagi saya bekerjaan ini lebih sulit, lebih mulia dan terhormat tidak ada bedanya dengan bapak/ibu berdasi yang ada di perusahaan" bonafit ataupun bapak/ibu yang mengemban tugas yang katanya mewakili rakyat (DPR). Oke  perihal DPR dan perusahaan-perusahaan bonafit saya SKIP.

 Menginjak semester akhir ada salah satu mata kuliah yang mengharuskan kami untuk praktik mengajar di lapangan bahasa gaulnya PLP di beberapa sekolah, dari mata kuliah itulah saya merasa profesi ini harus bisa saya emban dengan baik .Melihat siswa yang tadinya tidak bisa menjadi bisa, merupakan salah satu kepuasaan yang berarti bagi saya. Salah satu dosen saya pernah berkata " Jadi guru itu menambah banyak pahala ya nov, tetapi apabila yang kita sampaikan tidak baik maka pertanggung jawabannyapun dunia dan akhirat." saya menyadari bahwa tidak ada satupun pekerjaan yang tidak menjadi manfaat apabila dikerjakan dengan hati dan penuh dengan tanggung jawab, saya punya banyak mimpi dan pada akhirnya ini adalah salah satu mimpi saya.

Dan 18 April kemarin adalah salah satu moment bahagia bagi saya dan kedua orang tua saya tentunya. Walaupun dengan jalan yang berliku, tetapi ya...sesuai dengan liriknya lagu Maliq "If we believe in something and we just keep on trying We will survive" Tentunya diiringi juga dengan Doa. Sesuatu hal yang paling mengharukan adalah ketika hantaran doa dari orangtua dan sahabat" saya terus mengiringi di setiap usaha saya sehingga Allah bisa mendengar dan menjawab salah satu doa dari sekian banyak doa yang dipanjatkan. Terimaksih untuk semuanya, semoga saya menjadi salah satu generasi bangsa yang bisa membawa cerah bagi bangsa ini amin...

Dapet tanda mata dari sahabat" saya.... terimakasih supportnya :D
saya jadi kembali teringat dengan salah satu kalimat di novel 5cm "Yang bisa dilakukan seorang makhluk bernama manusia terhadap mimpi-mimpi dan keyakinannya adalah mereka hanya tinggal mempercayainya"
saya MEMPERCAYAINYA!!
bahwa mimpi yang saya bangun ini mulia
dan Allah SWT dengan jalannya akan meng acc nya :D
Kelulusan ini merupakan tiket awal untuk masuk ke gerbang mimpi saya...

Saturday, August 20, 2011

Alunan imajinasi


Berteman terik
Berteman alunan musik
Kuberimajiansi
Kulambungkan khayalnku
di suatu tempat sunyi
dengan laut biru jernih terhampar luas
dan pasir putih menandai jejak langkahku
nyiur melambai-lambai tertiup angin
Kini penatpun menguap seiring terik yang menerpa




Monday, August 15, 2011

Serpihan Mimpi

Pernah punya cita-cita di masa kecil atau impian masa kecil?
Semua orang pasti punya termasuk saya, cita-cita kadang berubah seperti halnya bumi yang berputar, seiring dengan kemampuan dan realitas yang ada, lambat-laun orang-orang yang bertipikal seperti saya mempunyai penurunan kualitas dalam bercita-cita.
"Kayanya engga perlu muluk-muluk, engga mungkin jadi dokter disamping kuliahnya mahal otakpun tak sampai"
Seperti halnya pernyataan diatas seringkali hal yang kita elu-elukan di masa kecil tak lagi menjadi harapan untuk bisa di realisasikan, yeah..ini bukan penyakit putus asa tetapi ini adalah realitas kemampuan yang membuat pemikiran berubah dan seiring pemikiran yang berubah yang namanya "cita-cita"pun bisa berubah.
Tetapi saya menemukan sebuah foto masa kecil saya, sempat terpikirkan di benak seorang "noviyanti fatimah" di umur nya yang masih 4 tahun berfoto mengenakan toga wisuda?atau orang tua saya yang sengaja memotret diri saya mengenakan atribut tersebut agar kelak ketika seorang "saya" beranjak di umurnya yang ke 22 tahun bisa mengenakan atribut tersebut dengan bangga dan penuh keyakinan.
Entah itu cita-cita saya atau memang impian orangtua saya, yang jelas saya mencoba menyembuhkan penyakit "putus asa " saya untuk merealisasikan mimpi orang tua saya dan mimpi masa kecil saya, setidaknya hal sederhana itulah yang mungkin akan saya wujudkan nantinya.
yeah... foto itu seperti doa orang tua saya terhadap novi di masa kecil dan novi di masa kini
.